Hal tersebut menunjukkan bahwa standar pelayanan, pelaporan, serta keprotokolan Undana telah memenuhi kriteria nasional yang ketat dan berdaya saing.

Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Prof. Togar Mangihut Simatupang, menjelaskan bahwa proses penilaian Anugerah Diktisaintek dilakukan secara komprehensif melalui analisis data kinerja serta penilaian dewan juri profesional.

Penghargaan ini diharapkan mampu mendorong perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kolaborasi dan transparansi data dengan para pemangku kepentingan.

Apresiasi Menteri Diktisaintek

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan perguruan tinggi dan seluruh tenaga kependidikan atas dedikasi dalam memajukan dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras dan kesungguhan civitas akademika dalam membangun ekosistem riset, inovasi, dan penyiapan generasi penerus bangsa,” ujar Prof. Brian.

Ia juga menyoroti semangat gotong royong perguruan tinggi yang dinilai aktif berkontribusi dalam berbagai misi kemanusiaan dan pembangunan nasional, bahkan tanpa harus menunggu instruksi birokrasi yang panjang.

Penutup Tahun dengan Prestasi

Keberhasilan Undana meraih dua Bronze Winner ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh unit kerja untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, akuntabilitas, serta profesionalisme.