Penelitian ini memfokuskan analisis pada delapan jenis PAHs berbahaya, termasuk Benzo[a]pyrene dan Benzo[b]fluoranthene, yang dikenal memiliki sifat karsinogenik kuat.

Dampak pada Industri Pangan

Menurut Prof Joon-Goo Lee, metode QuEChERS menawarkan efisiensi tinggi dan dapat diterapkan pada berbagai jenis bahan pangan. Di industri pangan, penerapan teknik ini berpotensi meningkatkan efektivitas pengujian keamanan pangan, menekan biaya operasional laboratorium, serta meningkatkan keselamatan kerja karena lebih minim penggunaan bahan kimia berbahaya.

“Penelitian kami dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dengan memastikan keamanan pangan, sembari mengurangi penggunaan dan emisi bahan kimia berbahaya selama proses pengujian,” ujar Prof Lee, dikutip dari Science Daily.

Iklan

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa teknik analisis PAHs berbasis QuEChERS merupakan metode yang lebih cepat, akurat, efisien, dan ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional. Penemuan ini diharapkan mampu meningkatkan standar keamanan pangan dan melindungi konsumen dari paparan senyawa karsinogenik dalam makanan sehari-hari. (*/rnc)