Parahnya lagi, aparat pemerintah mulai dari RT, lurah dan camat, pernah memanggil Andre Ang untuk membahas keluhan warga terkait usaha depo pengisian air miliknya, namun tidak berhasil. Walikota Kupang, Christian Widodo, ketika dikonfirmasi terkait rusaknya Jalan Mesakh Amalo, terlihat langsung respek.

Dia langsung memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bappelitbangda dan Dinas PUPR Kota Kupang, untuk turun mengecek ke lapangan. “Prinsipnya, semua usaha di wilayah Kota Kupang harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Kalau menimbulkan dampak negatif, tentu akan kami evaluasi dan tertibkan,” kata Walikota Christian, belum lama ini.

Sayangnya, hingga hari ini, Senin (8/12/2025), belum satu tim pun turun melakukan pengecekan sesuai perintah walikota Kupang tersebut. Banyak pihak sangat menanti sikap tegas Walikota Kupang, Christian Widodo, terutama para pengguna Jalan Mesakh Amalo yang setiap hari melewati jalan tersebut. (rnc-14)

Iklan