Lewoleba, RakyatNTT.ID Pemerintah Kabupaten Lembata menunjukkan komitmen kuat untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan. Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P, bersama Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S.Sos, beraudiensi dengan Tim Surveyor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta mahasiswa IPB University guna membahas pelaksanaan survei lahan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Audiensi tersebut berlangsung di ruang tunggu Bandara Wunopito, Kabupaten Lembata, Selasa (16/12/2025), dalam suasana dialogis dan penuh keterbukaan. Turut mendampingi, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lembata, Hadi Umar, S.Pd., M.T, yang memaparkan potensi serta kesiapan daerah dalam mendukung program nasional tersebut.

Dalam pertemuan itu, Bupati Lembata menegaskan kesiapan pemerintah daerah agar Kabupaten Lembata ditetapkan sebagai salah satu lokasi Kampung Nelayan Merah Putih. Ia menilai, Lembata memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar serta karakter masyarakat pesisir yang tangguh dan adaptif, sehingga sangat layak dikembangkan sebagai pusat pemberdayaan nelayan berbasis ekonomi kelautan.

Tim Surveyor KKP yang bekerja sama dengan IPB University selanjutnya melakukan survei di empat lokasi berbeda. Setiap lokasi ditangani oleh dua surveyor, sehingga total terdapat delapan surveyor yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Tiga wilayah diusulkan sebagai lokasi Kampung Nelayan Merah Putih, yakni Wulandoni, Lewoleba Tengah, dan Wailolong. Sementara itu, Babokerong disurvei secara khusus untuk pengembangan budidaya rumput laut.

Survei ini menjadi tahap awal untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus meletakkan fondasi pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis data dan kebutuhan riil lapangan. Para surveyor melakukan verifikasi data usulan pemerintah daerah, berdialog langsung dengan masyarakat, mengidentifikasi potensi usaha perikanan dan kelautan, hingga menyusun model bisnis lokal yang berkelanjutan.

Salah satu mahasiswa IPB University yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengungkapkan kesan positifnya terhadap Kabupaten Lembata. Ia menilai Lembata sebagai salah satu lokasi terbaik yang dikunjungi, baik dari segi potensi sumber daya kelautan, dukungan pemerintah daerah, maupun partisipasi aktif masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lembata berharap hasil survei ini dapat memperkuat peluang penetapan Lembata sebagai Kampung Nelayan Merah Putih, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan dan pengembangan ekonomi pesisir yang berkelanjutan. (*/rnc)