Survei ini menjadi tahap awal untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus meletakkan fondasi pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis data dan kebutuhan riil lapangan. Para surveyor melakukan verifikasi data usulan pemerintah daerah, berdialog langsung dengan masyarakat, mengidentifikasi potensi usaha perikanan dan kelautan, hingga menyusun model bisnis lokal yang berkelanjutan.

Salah satu mahasiswa IPB University yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengungkapkan kesan positifnya terhadap Kabupaten Lembata. Ia menilai Lembata sebagai salah satu lokasi terbaik yang dikunjungi, baik dari segi potensi sumber daya kelautan, dukungan pemerintah daerah, maupun partisipasi aktif masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lembata berharap hasil survei ini dapat memperkuat peluang penetapan Lembata sebagai Kampung Nelayan Merah Putih, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan dan pengembangan ekonomi pesisir yang berkelanjutan. (*/rnc)