Kupang, RakyatNTT.ID Anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Golkar, Muhammad Ikhsan Darwis, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kupang yang berhasil menghidupkan Taman Nostalgia melalui konsep Saboak, yang memadukan ruang publik, kreativitas anak muda, serta penguatan ekonomi rakyat.

Menurut Ikhsan, Taman Nostalgia kini tidak lagi sekadar menjadi ikon perdamaian, tetapi telah berkembang menjadi ruang publik yang hidup dengan aktivitas seni dan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai RakyatNTT.ID di Gedung DPRD Kota Kupang, Senin (22/12/2025).

“Kita bisa melihat di Taman Nostalgia, tidak hanya sekadar menjadi ikon perdamaian. Taman ini kini hidup dengan konsep Saboak yang berhasil diterapkan oleh Pemerintah Kota Kupang,” ungkap Ikhsan.

Ia menilai, banyak anak muda di Kota Kupang memiliki potensi dan profesionalitas dalam bidang kreatif, seperti modern dance dan seni musik. Kehadiran Saboak, menurutnya, menjadi bentuk perhatian nyata Pemkot dalam menyediakan ruang ekspresi bagi generasi muda.

Selain memberi ruang bagi kreativitas, konsep Saboak juga dinilai mampu menggerakkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dilibatkan langsung oleh Pemkot Kupang. Kolaborasi antara pelaku seni dan UMKM ini dinilai memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.