“Kami sangat mengapresiasi paparan yang komprehensif dari Bapak Bupati. Bank NTT memiliki tanggung jawab fungsional untuk mendukung program unggulan daerah. Kami siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekosistem sektor produktif, dari hulu hingga hilir,” jelas Frans Gana.

Bank NTT, kata dia, saat ini tengah memetakan peluang kredit produktif dan pembiayaan komersial yang relevan dengan potensi sektoral Lembata.

Rapat koordinasi ditutup dengan kesepakatan untuk memperkuat integrasi data sektoral sebagai dasar penyusunan program bersama yang lebih terarah.

Sinergi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor produktif Lembata dan memperkuat hilirisasi komoditas unggulan.

Selain itu menyediakan skema pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan, serta menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang komprehensif.

Pertemuan ini turut dihadiri jajaran pejabat Bank NTT, diantaranya Komisaris Independen, Frans Gana dan Pemimpin Bank NTT Cabang Lewoleba, Egber Balukh.

Turut hadir Kepala Divisi Kredit Komersil & Menengah, Soleman M. Bislissin, Officer Pertanian & Peternakan, Gerson F. S. Tahitoe, dan Officer Perikanan, Kelautan & Perdagangan, Ellen Melsiani Malelak (*/rnc)