Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Prinsip kerja sama ini yang kami kedepankan adalah kesetaraan dan saling menguntungkan, tidak hanya dalam aspek bahasa, tetapi juga secara umum dalam konteks akademik lainnya,” ungkap Prof. Jefri.
Pelatihan Bahasa Mandarin jadi Langkah Awal
Kepala UPT Bahasa Undana, Drs. Yosep B. Kroon, M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa pelatihan Bahasa Mandarin akan menjadi program awal dari kerja sama ini. Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke Tiongkok atau memperoleh beasiswa internasional.
“Kursus ini akan membantu mahasiswa mengatasi kendala bahasa dan memperluas kesempatan studi ke luar negeri,” jelas Yosep.
Ia menambahkan, kolaborasi ini diharapkan bisa berkembang ke bidang lain seperti pertukaran dosen, riset teknologi, pertanian, hingga industri perkapalan di masa mendatang.
Sinergi untuk SDM NTT yang Unggul dan Kompetitif
Kerja sama antara Undana dan UCB menjadi wujud nyata dari komitmen kedua universitas untuk memperkuat jejaring akademik dan membuka peluang internasional bagi mahasiswa di NTT.
Sinergi ini tidak hanya berfokus pada penguasaan bahasa, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
