Jakarta, RakyatNTT.ID Sebuah startup biosains asal China, Lonvi Biosciences, membuat klaim besar dengan mengumumkan temuan “pil panjang umur” yang disebut mampu memperpanjang usia manusia hingga 150 tahun. Pil tersebut dirancang untuk menargetkan sel-sel menua yang berhenti membelah dan dapat memicu peradangan serta penyakit terkait penuaan.

“Ini bukan sekadar pil lain. Bahan utamanya tidak hanya meningkatkan umur panjang, tapi juga mengurangi penyakit terkait usia dengan memperkuat kesehatan tingkat sel,” ujar CEO Lonvi, Ip Zhu, dikutip dari Oddity Central, Kamis (20/11/2025).

Menurut perusahaan, hidup hingga 150 tahun bukan lagi fantasi, melainkan tujuan realistis yang bisa dicapai manusia. Mereka mengklaim produk ini akan mulai tersedia dalam beberapa tahun ke depan.

Dikembangkan dari Molekul Biji Anggur

Pil ini dibuat menggunakan procyanidin C1 (PCC1), molekul yang diisolasi dari biji anggur. Dalam berbagai penelitian sebelumnya, PCC1 telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan dan peningkatan kelangsungan hidup pada hewan percobaan.

Hasil uji coba Lonvi menunjukkan bahwa tikus yang diberi formulasi tersebut hidup 9,4 persen lebih lama secara keseluruhan, serta 64,2 persen lebih lama sejak hari pertama perawatan.