Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pengunjung juga disuguhkan demonstrasi lengkap proses pertenunan, mulai dari persiapan benang hingga tahap finishing, sehingga mereka dapat memahami secara utuh teknik tradisional yang diajarkan.
Antusiasme publik terlihat sepanjang kegiatan. Banyak pengunjung mengaku terkejut mengetahui keberadaan prodi unik ini, sekaligus mengapresiasi kualitas tenun yang dihasilkan mahasiswa.
Mendapat Apresiasi dan Arahan dari Menteri Kebudayaan
Partisipasi Prodi Tenun Ikat Undana turut mendapat perhatian khusus dari Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Christine menjelaskan bahwa sang menteri menyampaikan apresiasi sekaligus memberikan arahan strategis.
“Beliau sangat bangga dan langsung menanyakan mata kuliah, model pembelajaran, serta riset yang sudah dilakukan. Arahan beliau jelas: prodi ini harus terus menghasilkan bukan hanya SDM, tetapi juga buku, penelitian, dan kajian tentang pertenunan,” ujarnya.
Christine juga menegaskan bahwa penguatan riset akan menjadi fokus utama prodi, sejalan dengan harapan kementerian.
Menjaga Tradisi sambil Memperkuat Akademik
Selain melestarikan teknik tradisional, Prodi Teknik Pembuatan Tenun Ikat Undana juga berkomitmen memperkuat fondasi akademik melalui sinergi antara dunia industri dan pendidikan tinggi. Langkah ini penting agar mahasiswa memiliki kesiapan kompetensi yang merata saat memasuki dunia kerja dan magang.
