So’E, RakyatNTT.ID Sebagai langkah menghadapi potensi bencana di musim hujan, Polres Timor Tengah Selatan (TTS) bersama Satgas Tanggap Darurat Bencana Alam Kabupaten TTS menggelar simulasi tanggap darurat gabungan pada Jumat (28/11/2020). Kegiatan berlangsung di Lapangan Hitam Helipad Mapolres TTS mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA.

Pantauan RakyatNTT.ID, simulasi tersebut turut disaksikan Kasdim 1621 TTS Kapten Inf Wagino, para Kabag, Kasat dan anggota Polres TTS, serta pejabat dari BPBD TTS, Dinkes TTS, Dinsos TTS, dan stakeholder terkait lainnya.

Aparat Tidak Boleh Lengah Menghadapi Bencana

Wakapolres TTS, Kompol Ibrahim, SH, menegaskan bahwa latihan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan aparat negara menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Iklan

“Simulasi tanggap darurat bencana adalah wujud kesiapan aparat dalam menghadapi situasi musim hujan di wilayah hukum Polres TTS. Aparat sebagai garda terdepan tidak boleh lengah dan harus selalu siap menghadapi bencana yang terjadi secara tiba-tiba,” ujar Kompol Ibrahim.

Tujuh Tahapan Simulasi Penanganan Bencana

Untuk memastikan latihan berjalan komprehensif, Polres TTS menyiapkan tujuh tahapan simulasi, yaitu:

  • Pengaturan lalu lintas
  • Penyiapan sarana dan alat
  • Menerima laporan dari kepala desa
  • Menerjunkan personel ke lokasi kejadian
  • Mengevakuasi korban bencana tertimbun material
  • Melakukan penyelamatan di lokasi bencana
  • Penanganan lanjutan oleh tim gabungan

Seluruh tahapan diperankan langsung oleh personel gabungan dari Polres TTS, TNI Kodim 1621 TTS, BPBD, Dinsos, Dinkes, dan berbagai unsur terkait.

Pastikan Kesiapan Maksimal Hadapi Bencana

Simulasi ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan koordinasi lintas instansi dan memastikan seluruh elemen siap meminimalisir risiko korban jiwa apabila bencana benar-benar terjadi di wilayah Kabupaten TTS.