Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Keempat, Menjaga keseimbangan antara kasih sayang dan disiplin. Artinya, perlu batasan jelas dan adil untuk membangun pemahaman anak didik. Terkait hal ini, refleksi diri guru menjadi sebuah tuntutan sebagai upaya mengevaluasi suatu tindakan. Itulah beberapa cara menjadi guru berhati kasih.
Akhirnya, menjadi guru berhati kasih di zaman ini sebuah tuntutan. Sebab itulah fondasi untuk pendidikan yang efektif dan menyenangkan. Seorang guru berhati kasih dapat menciptakan kenyamanan dan kesenangan belajar anak didik, dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, dan tentu, dapat menumbuhkembangkan anak didik sesuai passion hidup.
Oleh karena itu, mari menanamkan rasa empati, cinta, perhatian dan kepedulian untuk anak didik kita, menuju masa depan nan gemilang. Bukankah kasih adalah fondasi dari semua pengajaran yang baik? Selamat hari guru untuk Bapak/Ibu Guru Hebat. (*)
