Kupang, RakyatNTT.ID – Menjadikan suatu daerah, termasuk masyarakatnya, bisa tumbuh mandiri sehingga hidup mereka terhormat (TUMHIHO), mendapat dukungan dari akademisi Politani Negeri Kupang, Dr. Ir. Zainal Arifin, MP. Saat dimintai tanggapannya, Senin (10/11/2025), terkait wacana TUMHIHO yang dilecutkan Pimpinan Yayayasan Felix Maria Go (YFMG), Ir. Fransiscus Go, Zainal mengatakan, ide atau gagasan tersebut patut didukung.

“Menjadikan masyarakat supaya tumbuh mandiri sehingga hidupnya terhormat, gagasan yang bagus dan perlu didukung. Dan, ini yang sedang dilakukan Pak Fransiscus Go melalui yayasannya, Yayasan Felix Maria Go, di Kampung Maumolo, di Kabupaten Timor Tengah Utara. Saya mencermati pemberitaan di media. Pak Frans ibaratnya memberi kail kepada nelayan, supaya mereka berusaha mendapatkan hasil dan tak lagi bergantung pada bantuan setelah sukses,” kata pakar pertanian itu.

“Apa yang dilakukan Pak Frans bersama yayasannya di Kampung Maumolo, adalah contoh terbaik. Membuat sumur bor dan bak penampungan untuk mengairi lahan pertanian, lalu masyarakat dihimbau untuk segera mengolah dan menanami lahan pertanian mereka. Tidak sampai di situ, Pak Frans juga memberikan bibit sayur, cabe dan tomat. Begitu seharusnya pendampingan kepada masyarakat, agar mereka tumbuh mandiri. Nah, kalo mereka sudah mandiri, pasti tidak bergantung lagi pada bantuan. Hidup mereka pasti lebih terhormat,” tambah Zainal Arifin.

Iklan

Dikatakannya, tidak bisa mengharapkan masyarakat bisa mandiri dan hidup terhormat, jika sebelumnya tidak dilakukan pendampingan. “Kondisi masyarakat NTT yang banyak bergantung pada bantuan, memang harus dihilangkan. Tapi, tidak cukup hanya mengimbau. Mereka harus mendapat stimulan lebih dulu, supaya bisa mandiri. Tapi terkadang pemerintah keliru dalam mengambil kebijakan. Orientasi proyek lebih diutamakan. Kalau gagal, diulang lagi tahun berikutnya. Fenomena ini sampai kapan? Pemerintah mestinya paham betul, apa yang dibutuhkan masyarakat, khususnya di wilayah NTT,” tandas Zainal Arifin.

Dia berharap, terobosan yang dilakukan Yayasan Felix Maria Go yang melakukan penampingan di Kampung Maumolo, dengan tujuan agar masyarakat hidup mandiri sehingga hidupnya terhormat, bisa ditularkan. “Jangan berharap mereka bisa hidup mandiri dan tak lagi berharap pada bantuan, kalo tidak ada pendampingan yang dilakukan. Maumolo itu contoh yang baik, dan Pak Frans melalui yayasannya patut diapresiasi,” pungkas Zainal Airifin. (rnc)