Kupang, RakyatNTT.ID Wali Kota Kupang, dr. Chris Widodo, berkomitmen melakukan lobi tambahan anggaran ke Pemerintah Pusat untuk memaksimalkan pembangunan pada tahun 2026. Langkah ini ditempuh menyusul adanya pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) yang turut memengaruhi belanja daerah tahun depan.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah sidang pembahasan APBD 2026 dalam agenda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang digelar Jumat (22/11/2025). Sejumlah fraksi DPRD Kota Kupang mendorong pemerintah menyiapkan mitigasi strategis menghadapi penurunan transfer dana dari pusat.

Dari efisiensi TKD tersebut, Pemerintah Kota Kupang memproyeksikan pendapatan tahun 2026 berada pada angka Rp1.468.802.805.353, sementara belanja diperkirakan sebesar Rp1.301.056.000.101, atau turun Rp122 miliar dari total belanja tahun 2025. Adapun pengurangan TKD yang ditetapkan Pemerintah Pusat mencapai Rp204 miliar.

Iklan

Fraksi NasDem Soroti Efisiensi dan Konsistensi Perencanaan

Fraksi NasDem menjadi salah satu fraksi yang menyoroti penurunan TKD dan proyeksi belanja daerah. Dalam pemandangan umumnya, fraksi tersebut meminta Pemerintah Kota Kupang menyusun langkah antisipatif secara serius agar pemangkasan anggaran tidak mengganggu stabilitas APBD maupun pelayanan publik.