“Mari kita lakukan bersama dengan semangat kolaborasi. Dengan doa dan kerja sama, program ini akan berjalan lancar,” ujar Prof. Yuda Turana.

Ia juga menegaskan bahwa tim Unika Atma Jaya tengah melakukan kunjungan langsung ke Larantuka dan Lembata untuk menyerap masukan dari masyarakat serta mahasiswa.

Dukungan Gereja dan Pemerintah Daerah

Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Unika Atma Jaya.

Menurutnya, kerja sama ini bukan sekadar menyediakan pendidikan berkualitas, tetapi juga membangun karakter dan nilai-nilai iman serta kebangsaan.

“Dukungan Bupati Lembata menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah dan gereja dalam mempersiapkan generasi muda masa depan,” tegas Uskup Kopong Kung.

Sementara itu, Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyebut bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi Pemda dalam memperkuat SDM daerah. Ia berharap ke depan Unika Atma Jaya dapat membuka program studi baru di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan—sektor unggulan Lembata.

Pendidikan Hybrid dan Beasiswa Penuh

Program pendidikan Unika Atma Jaya di Keuskupan Larantuka saat ini telah memasuki semester ketiga, dengan 43 mahasiswa penerima beasiswa penuh, terdiri atas 28 mahasiswa asal Lembata dan 15 dari Larantuka.