Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
oleh: Robert Kadang
Ikatan Keluarga Toraja (IKaT) Jakarta baru saja menghelat acara Sitammu Mali’. Kegiatan bertajuk: Merajut Persaudaraan dan Persatuan Bangsa itu, digelar di Cibubur, pada 25 Oktober 2025. Moment tersebut menghadirkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anum, dan Ketum IkaT Nusantara, Frederik Kalalembang.
Kami tidak hadir, tapi bukan berarti kami di Nusa Tenggara Timur, tidak menyimak. Bagi kami generasi muda Toraja, momentum ini adalah sesuatu yang luar biasa, yang telah dipertontonkan orang-orang tua kami. Karenanya, Sitammu Mali’ perlu terus digelorakan, agar nilai-nilai kekerabatan dan persaudaraan seperti tajuk yang diusung, tetap terjaga dan terpelihara.
Banyak hal yang mungkin telah dibahas dan dibicarakan. Sesuatu yang positif pastinya. Tanpa harus mengedepankan ego dan identitas. Kami mengapresiasinya. Sebab semua itu, adalah langkah maju untuk masyarakat Toraja yang lebih baik ke depan. Berikut komentar generasi muda Toraya yang ada di Nusa Tenggara Timur, sebagai perspektif ‘kitong basodara’.
* Daud Mangesa’ (ketua KKT Kupang/dosen Universitas Nusa Cendana)
———————————————————
“Dalam rangka merajut persaudaraan dalam bingkai diaspora Toraja di tanah rantau, membuat suatu event seperti Sitammu Mali’ merupakan langkah yang perlu kita apresiasi. Sekalipun kami tidak hadir dalam event tersebut, tetapi begitu banyak kerukunan yang tergabung dalam IKaT Jabodetabek, telah menunjukkan bahwa saatnya kita harus merajut tali kekeluargaan lewat Sitammu Mali’. Harapan kami, event ini mengajarkan kepada kita, tentang lunturnya nilai-nilai kekeluargaan karena tidak terbangunnya pertemuan-pertemuan keluarga dimana seharusnya Tongkonan menjadi simbol. Terjadinya eksekusi Tongkonan atau rumah adat di Toraja, menjadi intropeksi bagi kita diaspora di tanah rantau. Sitammu Mali’ menjadi langkah membangkitkan kembali pertemuan-pertemuan keluarga, membicarakan banyak hal dan menjadi moment mewariskan falsafah-falsafah Toraja bagi generasi kita. Semangat membangun kebersamaan dalam wadah Sangtorayan di tanah rantau.”




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

