Kupang, RakyatNTT.ID Perumda Air Minum Kota Kupang hingga kini masih mencatat sejumlah persoalan yang perlu dibenahi, terutama terkait jumlah pelanggan aktif yang belum sebanding dengan kapasitas air yang tersedia.

Kepala Bagian Hubungan Langganan, Ferdi Jermias, menyebut hingga akhir Agustus 2025 Perumda mengelola 29 sumur bor dan 3 sumber air permukaan: SPAM Kali Dendeng, SPAM Air Itam, dan SPAM Oeba, dengan total kapasitas 246 liter per detik.

Namun, jumlah pelanggan aktif belum optimal. Dari 17.903 total pelanggan, hanya 10.461 sambungan rumah yang tercatat aktif, sementara sekitar 7.000 pelanggan nonaktif akibat pemutusan karena kewajiban pembayaran tidak dipenuhi.

Iklan

Kendala Musim Kemarau

Ferdi menjelaskan, musim kemarau memperburuk situasi dengan menurunnya tekanan air di beberapa sumur bor. Meski demikian, Perumda tetap berupaya mengoptimalkan layanan melalui sumur lain yang masih berfungsi normal.

“Kami terus menindaklanjuti pengaduan warga. Penurunan tekanan memang terjadi, tapi layanan tetap berjalan dengan memanfaatkan sumur bor yang masih normal,” jelasnya.

Komitmen Perbaikan

Ferdi menambahkan, setelah dilantiknya Dirut Perumda Isidorus Lilijawa, Wali Kota Kupang Chris Widodo menekankan sejumlah hal penting, yakni optimalisasi layanan air bersih, penyediaan sumber air tambahan dan penambahan sambungan rumah (SR).

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja Perumda dalam jangka panjang.

DPRD Minta Pemkot dan Perumda Konsisten

Anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Kupang, Meirlon Fanggidae, menilai jumlah pelanggan aktif jauh dari ideal.

“Dengan kapasitas 246 liter per detik, harusnya bisa melayani 24.600 pelanggan. Kalau pelanggan aktif baru 10 ribu, artinya belum memenuhi target. Perumda harus berbenah,” tegasnya.

Meirlon juga meminta Dirut Perumda yang baru segera menyusun business plan yang terarah, sementara Pemkot diminta memberi anggaran tambahan untuk sambungan rumah gratis demi mempercepat peningkatan jumlah pelanggan.

“Air bersih adalah tanggung jawab negara. Pemkot dan Perumda harus memastikan akses mudah bagi rakyat,” pungkasnya. (rnc04)