Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Kabar baik bagi pencari pengalaman kerja! Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran program magang pemerintah mulai 7 hingga 12 Oktober 2025.
Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengikuti pemagangan di perusahaan BUMN maupun swasta selama enam bulan dengan gaji Rp 3,3 juta per bulan.
Jadwal Pendaftaran dan Pelaksanaan
Mengutip unggahan resmi Instagram @kemnaker, berikut jadwal lengkap pelaksanaan program magang pemerintah 2025:
- Pendaftaran peserta: 7–12 Oktober 2025
- Seleksi & pengumuman peserta: 13–14 Oktober 2025
- Pelaksanaan magang: 15 Oktober 2025 – 15 April 2026
- Pendaftaran perusahaan & usulan program: 1–7 Oktober 2025
Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi:
maganghub.kemnaker.go.id
Gaji dan Sektor Magang yang Dibuka
Peserta yang lolos seleksi akan menjalani magang selama 6 bulan dan menerima honorarium sebesar Rp 3,3 juta per bulan.
Program ini terbuka untuk berbagai sektor industri, antara lain:
- Makanan dan minuman
- Industri kreatif & digital
- Komunikasi dan informasi
- Sektor publik
- Pariwisata & transportasi
- Logistik & pertanian
- Sektor jasa dan manufaktur
Daftar Perusahaan Penyelenggara Magang
Kemnaker mengumumkan bahwa program ini menggandeng sejumlah perusahaan BUMN dan swasta ternama sebagai mitra penyelenggara, di antaranya:
- BNI
- BTPN Syariah
- BTN
- Pertamina Power Indonesia
- Pertamina Patra Niaga
- Semen Gresik
- KAI (Kereta Api Indonesia)
- Jasamarga
- Toyota Motor Manufacturing Indonesia
- WIKA
- INKA
- Mustika Ratu
- Garuda Food
- Agrinas Pangan Nusantara
- Detik Network
- Groserindo
- Sanken
- Persero Batam
Peserta dapat melihat daftar lengkap dan posisi magang yang tersedia melalui situs maganghub.kemnaker.go.id.
Tujuan Program Magang Pemerintah
Program magang ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja muda.
- Memberikan pengalaman kerja langsung di dunia industri.
- Mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan dunia pendidikan (link and match).
Kemnaker berharap program ini dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus mendukung pengurangan tingkat pengangguran muda di Indonesia. (*/rnc)
