Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, mengonfirmasi bahwa sebagian besar siswa sudah dipulangkan. “Sebagian besar korban sudah kembali ke rumah,” ujarnya pada Jumat malam.

Meski demikian, masih ada 58 siswa yang dirawat di berbagai posko darurat.

Rinciannya:

Iklan
  • Posko RSUD So’E: 24 orang dari 154 pasien awal
  • Posko Polres di BKD: 15 orang (seluruhnya masih dirawat)
  • Posko SD GMIT So’E 2: 9 orang dari 152 pasien awal
  • Posko Puskesmas Kota So’E: 10 orang (seluruhnya masih dirawat)

MBG ini disiapkan oleh SPPG Kota So’E 1 di bawah Yayasan Peduli Timorana Mandiri, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 3.026 orang. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti keracunan massal tersebut. (*/rnc)