“Kami ingin berkontribusi lebih banyak di ASEAN dan membangun lebih banyak inisiatif yang bermanfaat bagi komunitas sepak bola di kawasan ini,” jelas Infantino.

Sebelumnya, kawasan ini telah memiliki Piala AFF (ASEAN Championship) yang digelar selama hampir tiga dekade. Namun, statusnya yang tidak berada di bawah pengakuan resmi FIFA seringkali membatasi partisipasi pemain diaspora.

Dengan hadirnya Piala ASEAN FIFA, diharapkan turnamen ini mendapat pengakuan resmi sekaligus membuka peluang lebih luas bagi seluruh talenta ASEAN.

Iklan

Piala ASEAN FIFA: Pengganti atau Pelengkap?

Belum ada konfirmasi apakah Piala ASEAN FIFA akan menjadi pengganti langsung ASEAN Championship, atau berdiri sebagai turnamen independen di bawah naungan resmi FIFA.

Namun yang pasti, kehadiran turnamen ini menjadi angin segar bagi sepak bola Asia Tenggara, membuka peluang lebih besar untuk eksposur internasional dan peningkatan kompetisi di tingkat kawasan. (*/rnc)