“Latar belakang penulisan buku ini berawal dari kegelisahan melihat perubahan iklim yang semakin masif, serta inspirasi dari realitas panjangnya kemarau di NTT,” jelasnya.

Tantangan Lintas Disiplin

Dengan latar belakang akademik di bidang linguistik, Jovin menghadapi tantangan besar karena harus mempelajari disiplin ilmu lain seperti geografi, iklim, fisika, hingga energi terbarukan.

Namun, tantangan itu justru membuat proses kreatif semakin menarik. Buku ini menjadi bukti bahwa dosen Undana mampu berkontribusi lintas disiplin ilmu untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat.

Iklan

Harapan untuk Generasi Muda

Lewat karyanya, Jovin berharap generasi muda lebih peduli terhadap fenomena iklim seperti El Nino dan La Nina, sekaligus termotivasi untuk memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya yang melimpah di wilayah tropis.

“Pesan utama dalam buku ini adalah kita tidak boleh takut menghadapi perubahan. Justru dengan perubahan, kita bisa lebih peka dan mampu berinovasi,” tutupnya. (*/rnc)