Itu dilakukan, misalnya, melalui kunjungan kerja dan turun ke “Bawah” secara rutin, dengan atau tanpa surat perintah perjalanan dinas.

Ketika bakat/talenta, minat, kebutuhan, dan imajinasi atau mimpi atau cita-cita ditemukan dalam diri rakyat secara umum, para pemuda/i secara khusus, dorong mereka untuk berusaha sebisa mereka, dengan tekad dan disiplin yang kuat, untuk membuat mimpi itu menjadi nyata.

Entah sebagai petani kopi, petani cengkeh, sebagai peternak, sebagai nelayan, sebagai pedagang. Entah apapun sesuai dengan bakat/talenta, minat, kebutuhannya, dan imajinasi, mimpi, cita-citanya.

Pada saat yang sama tentu, kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga ringan digelontorkan kepada setiap orang yang punya passion untuk maju dan sukses. Artinya, pengucuran 200 triliun rupiah ke bank plat merah oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, saat ini perlu didukung dalam konteks itu.

Jika itu dilakukan, saya yakin, para pemuda kita akan sukses. Stunting akan lenyap. Kemiskinan ikut hanyut ditelan ombak Laut Sabu. Dengan demikian, para pemuda kitapun tidak akan tertarik lagi ke luar negeri. Ke luar negeri, tentu, tidak apa-apa. Itu perlu didorong oleh pemerintah atau siapapun yang berhati baik di negeri ini.