Waingapu, RakyatNTT.ID – Sosok Aipda Yanrus Pake, Kanit Samapta Polsek Haharu, Polres Sumba Timur, layak disebut sebagai teladan.

Di balik tugasnya sebagai aparat penegak hukum, ia juga menjalankan misi kemanusiaan dengan merawat lebih dari 150 anak panti asuhan.

Dilansir dari digtara.com, bersama sang istri Cristina Sihombing, Yanrus mengelola Yayasan Iman Pengharapan dan Kasih yang berlokasi di Desa Tanambanas, perbatasan Kabupaten Sumba Timur dan Sumba Tengah. Yayasan yang sudah berdiri lebih dari 25 tahun itu menjadi rumah bagi anak-anak dari berbagai latar belakang sosial.

Iklan

Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi

Anak-anak yang tinggal di panti asuhan ini diberikan tempat tinggal, kasih sayang, serta fasilitas pendidikan gratis mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP. Bahkan, sejumlah anak berhasil melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dan kini kembali mengajar di sekolah yang dibangun yayasan tersebut.

“Anak-anak kami bisa sekolah gratis. Ini sesuatu yang luar biasa,” ungkap tokoh masyarakat setempat, Kornelis P. Retang.

Inspirasi dari Sumba Timur

Menurut Kepala Desa Tanambanas, Yehuda Ngadu Jawa, dedikasi Aipda Yanrus dan istrinya sangat peka terhadap persoalan sosial, khususnya anak-anak yang hidup dalam keterbatasan.