So’E, RakyatNTT.ID — Kelompok Wanita Tani UP2K Suka Maju di Desa Ajaobaki, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) selama ini dikenal berperan penting dalam menopang ekonomi keluarga.

Dengan mengolah singkong, ubi, dan jahe menjadi produk olahan, para perempuan desa berhasil membuka sumber pendapatan baru.

Namun, sejak berdiri pada 2013, kelompok ini masih terkendala kapasitas produksi dan keterbatasan pemasaran. Peralatan sederhana dan kurangnya pengetahuan membuat produk mereka sulit bersaing di pasar yang lebih luas.

Iklan

Undana Hadirkan Program Pemberdayaan

Menjawab tantangan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Cendana (Undana) hadir melalui program pelatihan intensif pada 29–30 Agustus 2025. Kegiatan ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi melalui skema BIMA dan dipimpin oleh Novi Theresia Kiak, S.E., M.SE.

Program melibatkan 25 anggota kelompok dengan antusiasme tinggi. Tim multidisiplin dari Prodi Ekonomi Pembangunan, Akuntansi, dan Manajemen mendampingi peserta untuk meningkatkan kapasitas usaha.

Fokus pada Produksi dan Pemasaran

Pelatihan mencakup dua aspek utama. Dari sisi produksi, peserta dilatih menggunakan mesin perajang, spinner, dan sealer untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk. Mereka juga diajarkan menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) agar mampu menentukan harga jual yang lebih kompetitif.