Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) memperkuat kapasitas deteksi penyakit hewan dengan menyerap teknologi PCR portabel dari Universitas Miyazaki, Jepang.
Teknologi ini diperkenalkan dalam seminar internasional di Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) pada 22–23 September 2025.
Alat PCR portabel ini mampu mendeteksi penyakit hanya dalam waktu kurang dari 20 menit, menjadikannya solusi penting bagi sektor peternakan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kolaborasi Riset Internasional
Inovasi ini dibawa langsung oleh Prof. Naoaki Misawa, D.V.M., Ph.D. dari Universitas Miyazaki. Program ini merupakan bagian dari kolaborasi riset jangka panjang dengan Center of Animal Disease Control (CADIC) dan Japan International Cooperation Agency (JICA).
Teknologi PCR portabel sebelumnya telah diuji coba di Thailand dan kini diperluas ke mitra internasional, termasuk Undana.
Deteksi Dini Penyakit Menular Utama
Prof. Misawa menjelaskan bahwa alat ini sangat penting untuk mendeteksi tiga penyakit menular utama yang menjadi ancaman di NTT:
- African Swine Fever (ASF)
- Foot-and-Mouth Disease (PMK)
- Lumpy Skin Disease (LSD)
Menurut drh. Elisabet Tangkonda, M.Sc., Ph.D., teknologi ini sangat membantu karena penelitian tidak lagi harus bergantung pada laboratorium besar dengan biaya mahal.
Kuliah Umum dan Edukasi Mahasiswa
Selain seminar, Prof. Misawa juga memberikan kuliah umum tentang bakteri Campylobacter dan mekanisme penularan penyakit bawaan pangan. Kegiatan ini membuka wawasan mahasiswa kedokteran dan kedokteran hewan Undana terkait tantangan kesehatan global.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

