Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Bandung, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Kristen Maranatha Bandung, yang dikenal sebagai research-based teaching university dengan ekosistem inovasi tridarma berkelanjutan.
Kerja sama ini ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua rektor di Ruang Rapat Rektorat Universitas Kristen Maranatha, pada Senin (16/9/2025).
Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, Universitas Kristen Maranatha menegaskan komitmennya untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan karakter kuat, berlandaskan nilai integritas, kepedulian, dan keprimaan.
Melalui kolaborasi ini, kedua universitas bertekad memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Fokus Riset Bersama
Kerja sama ini menitikberatkan pada isu strategis, termasuk riset stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT), studi psikologi, dan pengembangan pariwisata berbasis budaya tenun. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan solusi praktis yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun nasional.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc., dan Rektor Universitas Kristen Maranatha, Prof. Ir. Frans Umbu Datta, M.App.Sc., Ph.D. Acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan kunci dari kedua kampus.
Pernyataan Rektor
Rektor Undana, Prof. Maxs Sanam, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas riset Undana. “Dengan adanya MoU ini, kami bisa bertukar keahlian dan sumber daya, khususnya untuk mengatasi masalah stunting yang masih menjadi isu serius di NTT,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Kristen Maranatha, Prof. Frans, menyampaikan bahwa kemitraan ini adalah wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab persoalan bangsa.
“Melalui riset dan pengabdian bersama, kita bisa menghasilkan solusi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dampak dan Tindak Lanjut
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal. Ke depan, kedua universitas akan menindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih spesifik di tingkat fakultas dan program studi.
Dampak positif yang diharapkan antara lain:
- mempercepat riset kolaboratif,
- memperluas jaringan akademik,
- meningkatkan kualitas pendidikan,
- membuka peluang mahasiswa dan dosen terlibat dalam riset lintas kampus.
Dengan adanya kolaborasi ini, Undana dan Universitas Kristen Maranatha menegaskan komitmen mereka untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional melalui inovasi dan penelitian yang relevan. (*/rnc)
