Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama Peruri resmi memperkenalkan digitalisasi dokumen kelulusan atau ijazah digital.
Sosialisasi yang digelar di kantor Kemendiktisaintek ini diikuti para rektor dan direktur perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Indonesia, baik secara luring maupun daring.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pendidikan tinggi Indonesia menuju sistem yang lebih aman, efisien, dan terstandardisasi. Beberapa perguruan tinggi yang lebih dahulu menerapkan ijazah digital, seperti Universitas Andalas, Politeknik Negeri Bali, dan Institut Teknologi Bandung, turut berbagi pengalaman implementasi.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menegaskan pentingnya transisi ke sistem digital. “Kini, mahasiswa hingga perusahaan dapat dengan mudah memeriksa keaslian ijazah secara online melalui sistem PISN yang terintegrasi dengan PDDikti. Proses verifikasi pun bisa dilakukan kapan saja tanpa legalisir manual,” ujarnya.
Sementara itu, Farah Fitria Rahmayanti, Direktur Digital Business Peruri, menekankan keunggulan utama ijazah digital terletak pada jaminan keaslian. “Jaminan keaslian ini memberi rasa aman dan membuktikan bahwa teknologi digital mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Landasan hukum penerapan inovasi ini juga sudah jelas melalui Permendikbudristek No. 50 Tahun 2024. Menurut Shitta Marsella, Head of Enterprise Account and Channel Management Peruri, penerbitan ijazah digital menghadirkan manfaat strategis:
- Proses lebih cepat dan fleksibel karena dilakukan daring.
- Keaslian dokumen dijamin lewat QR code untuk memudahkan verifikasi.
- Aksesibilitas meningkat dengan risiko kehilangan atau penyalahgunaan yang minim.
- Tata kelola dokumen lebih hemat biaya, efisien, dan berkelanjutan.
Implementasi ijazah digital bukan sekadar inovasi administratif, melainkan langkah strategis membangun ekosistem pendidikan tinggi yang modern, terpercaya, dan kompetitif. Kehadirannya diyakini akan meningkatkan reputasi akademik, memperluas kerja sama internasional, sekaligus memberi nilai tambah bagi lulusan di dunia kerja.
Kemendiktisaintek dan Peruri menegaskan komitmen mereka untuk memperluas adopsi ijazah digital di seluruh perguruan tinggi Indonesia. Inisiatif ini diharapkan menjadi fondasi kuat menuju transformasi digital pendidikan nasional yang berkelanjutan. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

