Ia juga menyinggung soal penyertaan modal Rp5 miliar tiap tahun ke Perumda, yang dinilai belum efektif karena kinerja manajemen belum maksimal dalam memberikan kontribusi bagi PAD.

Richard bahkan mengusulkan opsi lain, yakni alokasi Rp35 miliar untuk hibah aset PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang, yang saat ini melayani sekitar 40% penduduk Kota Kupang.

“Kalau kita alihkan aset PDAM Kabupaten ke Kota, kita langsung bisa melayani hampir setengah warga kota. Saya yakin Bupati akan setuju,” tegasnya. (rnc04)