Selain ziarah makam, Undana juga menggelar prosesi tabur bunga di laut sebagai penghormatan kepada rektor yang dimakamkan di luar Nusa Tenggara Timur, yakni Prof. Frans E. Likadja (1978–1987) dan Prof. Dr. Mozes R. Toelihere, M.Sc. (1988–1996).

Simbol ini melambangkan jasa mereka yang abadi, menyatu dengan lautan, dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus.

Tradisi ziarah ini menggarisbawahi komitmen Undana untuk tidak melupakan akar sejarahnya. Dengan mengenang jasa para pendiri, seluruh civitas akademika diingatkan untuk terus berinovasi, menjaga warisan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. (*/rnc)

Iklan