Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ketiganya optimis, setelah ikut pelatihan, bisa membantu ekonomi keluarganya. “Kami sangat yakin, ada perbaikan ekonomi dalam keluarga kami. Jualan kue di Kota Kefa, cukup prospek. Apalagi kalau kue-kue yang dijual seperti yang diajarkan ibu Ratna, enak dan nikmat.
Buat peserta pemula, ini juga jadi kesempatan baik untuk memulai. Tidak ada kata terlambat. Sekali lagi terima kasih buat Yayasan Felix Maria Go, semoga ke depan terus berguna bagi kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur,” imbuh ketiganya.
Sementara itu, selaku pimpinan Yayasan Felix Maria Go, Fransiscus Go mengatakan, kemandirian sebuah keluarga dimulai dari tangan-tangan yang terampil.
“Program ini adalah wujud nyata kepedulian kami untuk memastikan setiap rumah tangga di Kefamenanu dan Maumolo, memiliki fondasi ekonomi yang kuat, yang dibangun oleh anggotanya sendiri demi masa depan yang lebih cerah. Keterampilan yang kita tanamkan hari ini, adalah warisan terbaik untuk generasi mendatang di Timor Tengah Utara. Ini bukan sekadar pelatihan, melainkan investasi jangka panjang dalam martabat dan kemandirian setiap insan di tanah ini. Dari tangan terampil, lahir ekonomi mandiri. Itulah tujuan Yayasan Felix Maria Go untuk masyarakat Kefamenanu dan Maumolo,” tandas Frans Go. (robert kadang)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan