Dan kini, Jabalmart tidak hanya bertahan, tapi tumbuh dan menjadi inspirasi banyak orang. Yang dulu mencemooh, kini ikut membuka usaha dengan model yang sama.

Inilah kuncinya:

  • Pengusaha menciptakan pasar, bukan menunggu pasar siap dulu.
    Kalau terus menunggu, kita akan ketinggalan kereta.

Dan inilah juga penyakit lama TTU — terlalu lama dipimpin oleh pemimpin yang penakut, takut ambil risiko, takut dikritik, takut berbeda. Akibatnya? Kita jalan di tempat. Potensi besar dibiarkan tidur.

Iklan

Kompetisi Antar Daerah Sudah Dimulai — Jangan Sampai Kita Kalah Start!

Hari ini, tanpa kita sadari, kabupaten-kabupaten lain di NTT, terutama di Pulau Timor, sedang berlomba membenahi diri dan menarik investasi. Kota-kota tetangga sudah mempercantik wajahnya, menyiapkan event besar, dan membangun kepercayaan investor.

Kompetisi ini nyata, dan sudah dimulai. Kalau kita masih sibuk saling menjatuhkan, saling menghalangi ide-ide besar, dan ragu-ragu melangkah, maka kita akan tertinggal lebih jauh.

Sudah bukan zamannya kita diam dan pasrah. Sudah saatnya kita dukung pemimpin yang punya visi besar dan keberanian untuk mewujudkannya. Pemimpin yang berani berpikir “out of the box” dan menjawab tantangan masa depan dengan kerja nyata.

TTU Bisa Bangkit — Asal Kita Bergerak Bersama

Kebangkitan TTU tidak bisa hanya dibebankan kepada seorang bupati.
Ini tanggung jawab kolektif:

  • Pemerintah yang berani dan punya visi
  • Pengusaha yang tidak takut bergerak lebih dulu
  • Masyarakat yang mau berubah dan percaya
  • Lingkungan yang kondusif untuk investasi

Mari kita berhenti saling mencurigai, saling menjegal, dan mulai saling mendorong. Mari kita bangun TTU dengan semangat baru. Karena TTU bukan sekadar kabupaten kecil di perbatasan. TTU adalah rumah kita, dan rumah ini layak untuk jadi besar.