Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia juga menyampaikan permohonan maaf bila terdapat kekhilafan selama menjabat.
“Mohon maaf apabila terdapat kesalahan, kekeliruan, atau kelalaian selama saya menjabat sebagai Sekjen,” lanjutnya.
Meski melepaskan jabatan Sekjen, Muzani masih tetap menjabat dalam posisi strategis lainnya, yaitu sebagai Sekretaris Dewan Pembina dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra.
“Saya diberikan amanah untuk menjadi Sekretaris Dewan Pembina sekaligus Ketua Dewan Kehormatan,” tutup Muzani.
Pergantian ini menjadi momentum penting dalam dinamika politik nasional, khususnya menjelang persiapan konsolidasi politik dan arah baru yang akan diambil Partai Gerindra di bawah formasi struktural baru. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan