Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Dalam semangat memperkuat akuntabilitas politik dan perlindungan terhadap kelompok rentan, Puspadaya Perindo menerima kunjungan audiensi dari Aliansi Mahasiswa Sumba Jakarta di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/8/2025).
Audiensi ini menjadi momen penting yang menandai kolaborasi strategis antara partai politik dan elemen masyarakat sipil. Tujuannya jelas: membangun sistem pengawasan demokratis yang lebih transparan dan responsif terhadap isu-isu publik.
“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada kawan-kawan mahasiswa yang telah menjadi mitra pengawal kinerja legislator dan kader Partai Perindo,” ujar Kris Djajusman, Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Perindo.
Kris juga menegaskan kesiapan partai menerima laporan terkait indikasi penyimpangan kader sebagai bentuk komitmen terhadap reformasi internal yang tengah dijalankan partai.
Kolaborasi Berkelanjutan dan Dukungan Hukum
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen Puspadaya Perindo Amriadi Pasaribu menegaskan bahwa partai siap memfasilitasi penyampaian bukti atau kesaksian kepada institusi penegak hukum, termasuk ke Mabes Polri.
“Kami menjamin perlindungan penuh terhadap saksi dan korban dari segala bentuk intimidasi,” ujar Amriadi.
Pernyataan ini mendapat sambutan serius dari perwakilan Aliansi Mahasiswa Sumba Jakarta, yang menegaskan komitmen mereka memperjuangkan keadilan dan kebenaran di ruang publik.
Komitmen Terbuka dan Demokrasi Partisipatif
Ketua Umum Puspadaya Perindo Sri A. Nadeak, bersama Bendahara Umum Amy Kamil, juga turut hadir dan memperkuat komitmen organisasi dalam membuka kanal komunikasi aktif dengan masyarakat sipil.
Partai Perindo, yang kini berada dalam masa transformasi di bawah kepemimpinan Angela Tanoesoedibjo, menegaskan pentingnya masukan dari publik sebagai bagian dari proses reformasi internal.
“Pengawasan publik adalah nafas demokrasi. Kami menjadikan audiensi ini sebagai contoh konkret dari prinsip transparansi dan kolaborasi,” tegas Kris. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan