Sementara Ketua KKT-Kupang, Daud Mangesa’ menambahkan, apa yang dilakukan Kajati Zet Tadung Allo, sungguh mulia. Menurut Pong Tini (sapaan akrabnya), warga Toraja yang ada di perantauan mestinya tetap peka dengan kondisi lingkungan tempat dia berada. “Sikap peduli dan tolong menolong bila ada sesama warga Toraja di tanah rantau yang mengalami musibah, harus kita tunjukkan. Ini bukan hanya tanggungjawab pengurus kerukunan semata, tapi tanggung jawab kita bersama sebagai orang Toraja. Komunitas kita bisa terus eksis, jika ada tenggang rasa. Mau berbagi kepada mereka yang mengalami kesusahan. Setidaknya memberi mereka semangat dan dorongan, sehingga yang mengalami musibah tidak merasa sendirian dan larut dalam persoalan yang dihadapi. Saya salut dan bangga pada Pak Robby Laos yang mengapresiasi kepedulian Pak Zet Tadung Tadung. Dan kepada Pak Zet, pengurus kerukunan menyampaikan kurre sumanga’ buda. Apa yang bapak perlihatkan hari ini, semoga bisa kami teladani,” papar Pong Tini.

Sekedar info, Kajati Zet Tadung Allo mengunjungi korban penganiayaan, Rina Irvan, pada Jumat (1/8/2025), di tempat kerjanya, di Hokky Mart, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang. Dia didampingi Jaksa Yonathan Limbongan dan staf Kejaksaan Tinggi NTT lainnya. Sedang pengurus KKT-Kupang yang mendamping Daud Mangesa’ (ketua), Robert Kadang dan Aris Palinggi (koordinator wilayah Lasiana). Korban Rina Irvan mengaku bapaknya dari Rantepao bermarga Panannangan. Sedang ibunya berasal dari Bulukumba, Sulawesi Selatan. (*)