“Pintar saja tidak cukup. Kalian akan bertemu orang dengan cara pikir berbeda. Di sinilah kolaborasi dan soft skill diuji,” ujarnya.

Ia juga memberikan penekanan khusus pada keselamatan dan martabat peserta, terutama perempuan.

“Jika ada bentuk eksploitasi—fisik, tenaga, atau psikis—STOP. Laporkan lewat DPL. Mahasiswa harus merasa aman, bermartabat, dan dihargai,” tegasnya.

Iklan

Undana Berdampak: Jawab Tantangan Pembangunan NTT

Melalui KKN ini, Undana berkontribusi langsung dalam menyelesaikan persoalan seperti kemiskinan ekstrem, stunting, Kesehatan ibu dan bayi, akses air bersih dan edukasi komunitas.

“Ini bukan sekadar kegiatan kampus. Ini aksi nyata menjawab tantangan pembangunan. Harapan dari kementerian dan universitas sangat tinggi terhadap kontribusi kampus,” tambah Rektor Maxs.

Pemantauan dan Evaluasi Program KKN

Pelaksanaan KKN akan dipantau melalui laporan berkala DPL dan evaluasi akhir berbasis dampak. Undana berharap mahasiswa kembali bukan hanya membawa laporan, tapi juga pengalaman, nilai kemanusiaan, dan kepemimpinan.

“Kami ingin kalian kembali ke kampus sebagai pribadi yang lebih matang—siap menjadi agen perubahan dan pemimpin masa depan bangsa,” pungkasnya. (*/hms/rnc)