Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dedikasinya berbuah kolaborasi internasional. Ia mendampingi Chairel Malelak dalam pelatihan Eko Enzim di Oekusi yang difasilitasi Dinas Pertanian Distrik Ambeno. Kini mereka tengah bersiap menggelar pelatihan lanjutan di Dili bersama Plan Internasional Timor Leste.
Inovasi Pupuk Organik dari Limbah
Tak puas hanya dengan Eko Enzim dasar, Roman mulai mengembangkan turunan produk dari limbah organik, seperti:
- NPK Cair Eko Enzim
- Urea Organik
- Serum Merah
- POC Cirit Sapi
- Kompos Media Tanam
- Biowash dan Limbah Tahu
Semua bahan ini ia ramu sendiri dan diberikan gratis kepada petani lokal yang ingin mencoba pertanian ramah lingkungan.
Penghargaan Nasional Atas Ketulusan
Kerja keras Roman tak luput dari perhatian nasional. Tahun 2025, ia menerima penghargaan dari Letjen TNI (Purn) Sumarsono, S.H, penasihat Eko Enzim Indonesia Bersatu, sebagai penggerak perubahan berbasis limbah organik di Indonesia Timur.
“Penghargaan ini bukan untuk saya, tapi untuk semua petani yang percaya dan mau mencoba,” ujar Roman penuh haru.
Roman bukan akademisi, bukan pejabat, bukan pemodal besar. Ia hanya petani biasa yang memiliki semangat luar biasa. Namun dari tangannya, lahir solusi nyata bagi petani, tanah, dan masa depan lingkungan hidup.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan