Ia mendorong Pemuda Katolik menjadi pelopor lapangan kerja, misalnya melalui usaha kuliner dan café berbasis pangan lokal, yang telah berhasil dijalankan oleh sejumlah kader di Kota Kupang.

Lebih lanjut, Gubernur berharap Pemuda Katolik bisa mewujudkan program yang kontekstual dan solutif, terutama di bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial.

“Kehadiran nyata dan relevan adalah kunci keberhasilan organisasi. Bukan hanya ide, tapi aksi,” tegasnya.

Iklan

Penyerahan SK Ketua Dewan Pembina

Audiensi ini ditutup dengan penyerahan SK Ketua Dewan Pembina kepada Gubernur NTT, sebagai bentuk penghargaan sekaligus pengukuhan peran strategisnya dalam pembinaan organisasi.

Pihak Pemuda Katolik menyatakan komitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT, menjadikan arahan Gubernur sebagai pedoman dalam pelaksanaan seluruh program kerja. (*/bap/rnc)