Kupang, RakyatNTT.ID Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Plt. Kaban Kesbangpol Regina Manbait, menerima audiensi dari jajaran Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) NTT pada Jumat (4/7/2025), di ruang kerja Gubernur.

Pertemuan ini berlangsung hangat dan konstruktif, membahas penguatan peran organisasi kepemudaan Kristen dalam pembangunan sosial dan ekonomi di NTT.

Bahas Rencana Rakerda Pemuda Katolik Tingkat Provinsi

Audiensi tersebut menjadi momen penting untuk menyampaikan rencana Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemuda Katolik Komda NTT yang akan digelar pada 21–24 Agustus 2025, dengan melibatkan seluruh perwakilan dari 22 kabupaten/kota se-NTT.

Iklan

Ketua Komda, Yuven Tukung, juga membuka ruang diskusi mengenai isu-isu aktual yang dihadapi generasi muda NTT, seperti tantangan ekonomi, sosial, hingga penguatan nilai kebangsaan.

Fokus pada Ekonomi Produktif

Dalam tanggapannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kontribusi Pemuda Katolik terhadap pembangunan daerah. Ia menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan organisasi ini.

“Saya akan selalu mendukung Pemuda Katolik. Tapi saya minta lebih dari itu: kader-kader harus fokus pada sektor ekonomi produktif, agar punya kemandirian ekonomi,” ujar Gubernur Melki.

Ia mendorong Pemuda Katolik menjadi pelopor lapangan kerja, misalnya melalui usaha kuliner dan café berbasis pangan lokal, yang telah berhasil dijalankan oleh sejumlah kader di Kota Kupang.

Lebih lanjut, Gubernur berharap Pemuda Katolik bisa mewujudkan program yang kontekstual dan solutif, terutama di bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial.

“Kehadiran nyata dan relevan adalah kunci keberhasilan organisasi. Bukan hanya ide, tapi aksi,” tegasnya.

Penyerahan SK Ketua Dewan Pembina

Audiensi ini ditutup dengan penyerahan SK Ketua Dewan Pembina kepada Gubernur NTT, sebagai bentuk penghargaan sekaligus pengukuhan peran strategisnya dalam pembinaan organisasi.

Pihak Pemuda Katolik menyatakan komitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT, menjadikan arahan Gubernur sebagai pedoman dalam pelaksanaan seluruh program kerja. (*/bap/rnc)