“Ini bukan sekadar bantuan dana, ini jawaban doa dan bentuk nyata kasih. Sinergi antara gereja dan pemerintah seperti inilah yang kita harapkan untuk membangun masyarakat secara utuh,” katanya.

Mengutip Yeremia 29:7, Pdt. Ronny mengingatkan jemaat untuk terus mendoakan kesejahteraan kota dan pemimpinnya.

Kolaborasi untuk Kota Kasih yang Sejahtera

Program bantuan ini merupakan bagian dari Bantuan Sosial Rumah Ibadah dan Lembaga Agama yang dikelola melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang. GMIT Silo Naikoten 1 menjadi salah satu penerima manfaatnya.

Dengan semangat “melayani, bukan sekadar memerintah”, Wali Kota mengajak seluruh jemaat untuk aktif membangun Kupang sebagai Kota Kasih yang aman, bersih, dan berbudaya.

“Pembangunan fisik itu penting, tapi lebih penting lagi membangun karakter dan peradaban. Kupang harus jadi rumah damai yang memberdayakan semua pihak,” tutupnya. (*/pkp/rnc)