“Selama ini memang di Yogyakarta pengelolaan keuangan dan juga reformasi birokrasi jadi contoh pemerintah provinsi lain dan kementerian lembaga pusat juga banyak yang belajar dari Yogyakarta,” jelasnya.

Gubernur Melki juga mengungkap kedekatannya dengan Sultan HB X sejak masih aktif sebagai mahasiswa dan aktivis nasional.

“Kami sudah kenal sejak saya aktif di Jogja sebagai aktivis 98. Semakin dekat saat saya aktif di Ormas Nasional Demokrat, sampai sekarang tetap terjalin komunikasi yang baik,” kata Melki.

Melki menambahkan, Sultan HB X kerap memberikan catatan, pendapat, saran yang baik untuk Indonesia, Yogyakarta dan tentu untuk NTT.

“Kami akan atur waktu dan mengundang beliau untuk bisa berkunjung ke NTT untuk mengkonkretkan berbagai kerja sama antara NTT dan Jogyakarta,” tandasnya.

Dalam kunjungan ke Keraton Yogyakarta, Gubernur Melki didampingi Ketua PKK NTT, Mindriyanti Astiningsih dan staf. (*/rnc)