Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Teheran, RakyatNTT.ID – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memuncak setelah Iran resmi menyerang Pangkalan Udara Al Udeid, fasilitas militer terbesar AS di Qatar. Serangan ini dikonfirmasi langsung oleh Dewan Keamanan Nasional Iran sebagai respons terhadap aksi militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran.
Dalam pernyataan yang dikutip AFP, Dewan Keamanan Iran menyatakan, “Menanggapi tindakan agresif dan kurang ajar AS terhadap situs dan fasilitas nuklir Iran, angkatan bersenjata Republik Islam Iran menyerang pangkalan udara AS di Al-Udeid, Qatar.”
Iran menegaskan bahwa serangan ini bersifat proporsional dan tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara tetangga, khususnya Qatar. Jumlah rudal yang diluncurkan diklaim setara dengan bom yang dijatuhkan AS ke situs nuklir Iran.
Qatar Siap Membalas
Merespons peristiwa ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari menyampaikan bahwa negaranya berhak merespons langsung terhadap agresi Iran. Ia menambahkan bahwa pangkalan militer AS tersebut sudah dievakuasi sebelumnya sebagai tindakan pencegahan.
“Kami menegaskan bahwa Negara Qatar berhak untuk menanggapi secara langsung dan proporsional terhadap agresi terang-terangan ini,” tegas Majed.
Respons AS: Tidak Ada Korban Jiwa
Pihak militer AS mengonfirmasi bahwa serangan rudal balistik dari Iran menyasar Pangkalan Al Udeid. Namun, hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan serius.
“Pangkalan Udara Al Udeid diserang oleh rudal balistik jarak pendek dan menengah dari Iran. Saat ini tidak ada laporan korban dari pihak AS,” ujar seorang pejabat pertahanan AS.
Serangan balasan Iran ini terjadi hanya beberapa hari setelah AS melancarkan serangan bom dan rudal ke tiga lokasi nuklir di Teheran. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memperluas konflik di kawasan Teluk dan memicu ketegangan internasional yang lebih besar. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan