Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kegiatan ini, lanjut Wakil Bupati, juga menjadi bagian dari pelaksanaan program prioritas “Ende Cemerlang” yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia dan menjadikan Ende sebagai Kota Pendidikan. Inisiatif ini sejalan dengan arah pembangunan daerah dalam RPJMD 2023-2026, yang menargetkan Transformasi Digital dan Integrasi Sistem Pendidikan sebagai fondasi untuk mewujudkan Ende Smart Education City.
Salah satu peserta, Kepala SDI Wolowona 1, Hermina Triyanti, mengapresiasi kegiatan ini karena dianggap membantu dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. “Kegiatan tersebut bermanfaat, bagi kami karena memperkenalkan berbagai aplikasi edukasi serta video pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran di kelas nantinya,” kata Hermina.
Menurutnya, tantangan yang mungkin dihadapi adalah jaringan akses internet yang tidak merata di daerah-daerah tertentu menjadi hambatan signifikan dalam implementasi teknologi pendidikan.
Yang kedua, jarak yang jauh dan koneksi internet yang buruk membuat akses ke sumber daya pendidikan menjadi sulit. Banyak sekolah di daerah yang tidak memiliki akses listrik yang stabil dan jaringan internet yang memadai.
“Namun hal ini tidak menyurutkan langkah kami. Tetap sebagai ujung tombak dalam pembentukan generasi penerus bangsa tentunya sangat mendukung peningkatan mutu pembelajaran,” katanya. (rnc16)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan