Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn.) Johni Asadoma, menyebut IKMR sebagai Mbaru Gendang, rumah adat dan tempat bermusyawarah masyarakat Manggarai Raya di tanah rantau.

“IKMR bukan sekadar organisasi paguyuban, tetapi rumah bersama yang melindungi, memperkuat ikatan emosional, dan menjadi mitra penting pemerintah dalam membangun Kota Kupang dan Provinsi NTT,” ungkapnya.

Ia berharap kepengurusan baru dapat membuat program kerja nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Iklan

“IKMR Kupang harus jadi pelopor organisasi yang mampu menginspirasi dan berkontribusi secara nyata bagi pembangunan,” tegasnya.

Acara ditutup dengan prosesi pengukuhan pengurus baru, penandatanganan berita acara serta sumpah janji pengurus IKMR. Seremoni dilanjutkan dengan penyerahan simbol kepemimpinan dari Ketua dan Wakil Ketua Banmus kepada Ketua IKMR terpilih periode 2025–2029.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, seluruh pihak berharap IKMR akan terus menjadi kekuatan sosial yang konstruktif dalam menjawab tantangan pembangunan Kota Kupang dan NTT secara umum. (*/pkp/rnc)