Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID — Dua pekan terakhir, Kota Kupang diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Kondisi ini menyebabkan banyak titik genangan air yang meluap hingga ke permukiman warga.
Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Kelurahan Oesapa di Kecamatan Kelapa Lima, yang selama ini menjadi langganan luapan air saat musim hujan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang asal Dapil Kelapa Lima, Iksan Darwis, menilai bahwa Pemerintah Kota Kupang belum menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan drainase, khususnya di Kelurahan Oesapa dan Lasiana.
Kepada RakyatNTT.ID, Senin (17/11/2025), ia menyebutkan bahwa dari pantauan lapangan dan laporan warga, banyak drainase induk yang tersumbat serta minimnya penataan drainase di lingkungan permukiman. Akibatnya, air dari dataran tinggi tidak dapat mengalir dengan baik menuju saluran pembuangan akhir di laut.
“Banyak drainase belum ditata, belum lagi drainase yang sudah tidak berfungsi karena tersumbat dan mengalami pendangkalan,” ujarnya.
Anggaran Drainase Dinilai Tidak Memadai
Iksan juga menyoroti minimnya anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk pembangunan drainase. Menurutnya, hal ini menunjukkan ketidakseriusan Pemkot Kupang dalam menyelesaikan persoalan banjir dan genangan air.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

