Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,97 persen ke level 8.071 pada sesi pertama perdagangan Senin (20/10/2025).
Kinerja positif ini menunjukkan sentimen pasar yang kembali optimistis terhadap arah ekonomi domestik menjelang akhir tahun.
Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak stabil di kisaran 7.937,39 hingga 8.081,40. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat 494 saham menguat, 242 saham melemah, dan 220 saham stagnan.
Nilai transaksi mencapai Rp13,36 triliun dengan total volume perdagangan 20,09 miliar lembar saham — menunjukkan aktivitas pasar yang tetap tinggi di tengah fluktuasi global.
Sektor Keuangan jadi Penopang Utama
Sektor keuangan menjadi motor penggerak IHSG dengan kenaikan 3,66 persen, diikuti oleh sektor energi, konsumer, properti, transportasi, dan industri, yang masing-masing tumbuh di atas 1 persen.
Kenaikan ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi nasional serta ekspektasi positif terhadap laporan keuangan kuartal ketiga dari sejumlah emiten besar.
“Investor mulai mengalihkan dana ke saham-saham perbankan dan energi karena melihat potensi pertumbuhan laba yang kuat di kuartal IV,” ujar seorang analis pasar saham di Jakarta.
Kinerja Indeks Pendukung
Beberapa indeks sektoral dan tematik juga mencatatkan penguatan yang signifikan:
- LQ45 naik 3,37 persen ke 798,36
- IDX30 melonjak 3,78 persen ke 416,15
- Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,47 persen ke 555,31
- MNC36 melesat 3,36 persen ke 326,58
Penguatan hampir di semua indeks utama ini menandakan bahwa reli IHSG kali ini bersifat broad-based rally, melibatkan berbagai sektor penting di pasar modal Indonesia.
Saham Top Gainers dan Top Losers
Saham unggulan di indeks LQ45 yang menjadi top gainers hari ini antara lain:
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 10,00 persen ke Rp2.090
- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melesat 8,33 persen ke Rp1.235
- PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 7,95 persen ke Rp1.290
Sementara itu, sejumlah saham tambang mengalami tekanan jual dan masuk daftar top losers, di antaranya:
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 4,64 persen ke Rp3.290
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 4,06 persen ke Rp7.675
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) terkoreksi 2,56 persen ke Rp2.280
Kinerja beragam antar sektor ini menunjukkan adanya rotasi portofolio investor, dari saham komoditas menuju saham-saham defensif dan keuangan.
Outlook Pasar
Analis memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatannya hingga penutupan perdagangan, dengan support di level 7.950 dan resistance di 8.100.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

