Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Paulus Rezky Ardianzah Ully, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana), menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil masuk 13 besar finalis Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2025.
Ajang ini digelar oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, pada 7–13 September di Jakarta.
Dikenal akrab dengan sapaan Ady, ia bersama rekannya Gregoria Wiwin Komaladewi harus melewati seleksi ketat. Penilaian meliputi presentasi program advokasi (krida), penulisan artikel kebahasaan, hingga teknik wicara publik.
Inovasi Lewat Bahtra Cerama
Salah satu kunci keberhasilan Ady adalah program advokasi Bahtra Cerama (Bahasa dan Sastra Cagar Rabies Bersama Duta Bahasa NTT). Program ini mengadaptasi seni tutur tradisional natoni dari Timor Tengah Selatan menjadi pantun atau surakan untuk menyampaikan pesan edukasi kesehatan.
“Krida ini membuktikan bahwa bahasa dan sastra daerah bisa menjadi jembatan efektif dalam menyampaikan informasi penting,” ungkap Ady.
Materi edukasi disampaikan dalam tiga bahasa — Bahasa Dawan dialek L, Bahasa Dawan dialek R, serta Bahasa Indonesia — dan dilengkapi dengan versi bahasa isyarat agar ramah bagi masyarakat tunarungu.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

