Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap tenang menyikapi aktivitas gempa bumi pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026.
BMKG memastikan masyarakat tidak perlu panik terhadap kemungkinan terjadinya gempa dengan kekuatan lebih besar dalam waktu dekat.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa secara ilmiah sesar aktif membutuhkan waktu cukup panjang untuk kembali mengakumulasi energi setelah melepaskan energi dalam jumlah besar melalui gempa.
BMKG: Sesar Butuh Puluhan Tahun Kumpulkan Energi
Faisal menjelaskan, gempa besar yang terjadi pada sistem sesar aktif di busur belakang Flores merupakan bagian dari proses pelepasan energi di dalam bumi.
Setelah energi dilepaskan melalui gempa besar, sesar membutuhkan waktu panjang untuk kembali mengakumulasi energi hingga mampu menghasilkan gempa dengan kekuatan serupa.
“Nah, ini perlu dipastikan bahwa diperlukan waktu hingga puluhan tahun, ya, agar sesar naik di busur belakang dari Flores ini dapat mengumpulkan energi dan menghasilkan gempa sebesar yang ada sekarang ini atau bisa lebih besar atau lebih kecil. Jadi diperlukan waktu panjang,” kata Faisal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan