Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua mulai mengambil langkah lebih serius untuk mengatasi persoalan ketimpangan antara kuota dan kebutuhan riil bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah kepulauan tersebut.
Melalui Tim Pengendali dan Pengawas BBM Bersubsidi, Pemkab Sabu Raijua menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Video Conference (Vicon) Kantor Bupati Sabu Raijua, Selasa (11/8/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Sabu Raijua Ir. Thobias Uly, M.Si. dan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.
Hadir dalam rakor tersebut unsur Sekretariat Daerah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Polres Sabu Raijua, Koramil dan Kejaksaan Negeri Sabu Raijua.
Pemkab Sabu Raijua Cari Akar Masalah Kelangkaan BBM
Rakor digelar sebagai respons atas persoalan yang berulang di Sabu Raijua, yakni ketidakseimbangan antara kuota BBM bersubsidi dengan kebutuhan masyarakat.
BBM bersubsidi jenis solar dan Pertalite menjadi perhatian karena kebutuhan masyarakat dinilai belum sepenuhnya sebanding dengan kuota yang tersedia.
Sebagai wilayah kepulauan, kebutuhan BBM juga berkaitan erat dengan aktivitas transportasi dan mobilitas masyarakat, termasuk sektor kelautan dan perikanan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan