Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Waingapu, RakyatNTT.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan kawasan Integrated Shrimp Farming (ISF) Waingapu di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mampu menghasilkan 52.800 ton udang per tahun dengan nilai produksi mencapai Rp4 triliun.
Proyek strategis nasional ini juga diproyeksikan menyerap sekitar 7.000 tenaga kerja pada sektor hulu, produksi, hingga hilir.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengatakan kawasan tambak seluas 2.150 hektare tersebut tidak hanya dibangun sebagai lokasi budidaya udang, tetapi sebagai ekosistem industri perikanan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Pemerintah akan menyediakan infrastruktur utama untuk mendukung kegiatan produksi, sementara sektor swasta didorong membangun rantai industri pendukung seperti hatchery, pabrik pakan, fasilitas pengolahan, hingga pabrik es.
“Tambak saja dibangun tidak cukup kalau tidak diikuti hulu dan hilirnya. Nanti dibangun hatchery, pabrik pakan, fasilitas pengolahan, dan pabrik es di sini,” kata Menteri Trenggono, Sabtu (1/8/2026).
Dilengkapi 1.536 Kolam Budidaya
Kawasan ISF Waingapu dirancang dalam 12 klaster produksi yang terdiri dari 1.536 kolam budidaya, 192 kolam tandon, serta 48 instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di setiap klaster.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan