Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus mematangkan persiapan penyelenggaraan pameran dan ekspo UMKM bertajuk Pontuak Fest 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang promosi kreativitas dan produk unggulan sivitas akademika, tetapi juga momentum memperkuat komitmen kampus terhadap pelestarian lingkungan melalui konsep green campus.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Biro Akademik dan Kemahasiswaan Undana, Kupang, Rabu (28/10/2026).

Iklan

Rapat dipimpin Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Rudi Rohi, S.H., M.Si. Pembahasan difokuskan pada penguatan koordinasi antarunit, kesiapan fasilitas pameran, serta penerapan prinsip ramah lingkungan selama kegiatan berlangsung.

Pontuak Fest 2026 melibatkan berbagai elemen internal kampus, mulai dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), program studi, fakultas, hingga Dharma Wanita Persatuan (DWP) Undana.

Kegiatan tahunan ini diharapkan menjadi wadah kebersamaan, apresiasi kreativitas, sekaligus ruang promosi berbagai produk dan kegiatan sivitas akademika Undana.

DWP Undana Dapat Fasilitas Stan Gratis

Dalam arahannya, Dr. Rudi Rohi menegaskan bahwa pimpinan universitas memberikan dukungan penuh terhadap keterlibatan seluruh elemen internal dalam menyukseskan Pontuak Fest 2026.

Secara khusus, universitas memberikan fasilitas penggunaan stan atau booth secara gratis bagi DWP Undana yang turut memeriahkan peringatan HUT ke-27 Dharma Wanita Persatuan.

“Ini merupakan kegiatan internal Undana, silakan jika DWP mau menggunakan booth secara gratis, tidak ada masalah. Pihak universitas dan panitia menyiapkan unit booth-nya,” ujar Dr. Rudi.

Dukungan tersebut diharapkan membuka ruang partisipasi lebih luas bagi DWP Undana untuk menampilkan berbagai program dan aktivitas organisasi dalam rangkaian pameran.

Ketua DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Kambey-Bale, menyambut baik dukungan tersebut dan menyatakan kesiapan jajarannya untuk berkolaborasi menyukseskan kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa DWP Undana selama ini memiliki perhatian terhadap isu pelestarian lingkungan, salah satunya melalui optimalisasi program Bank Sampah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengusulkan agar logo DWP dicantumkan pada berbagai media publikasi Pontuak Fest 2026, seperti brosur atau flyer dan baliho, sebagai bagian dari publikasi menyambut HUT ke-27 DWP Nasional.

Pontuak Fest 2026 Integrasikan Bank Sampah dan Green Campus

Selain menjadi ajang pameran, Pontuak Fest 2026 juga diarahkan sebagai sarana memperkuat penerapan budaya ramah lingkungan di lingkungan kampus.

Dr. Rudi Rohi menyambut baik rencana pengintegrasian program Bank Sampah DWP ke dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Menurutnya, Bank Sampah yang selama ini menjadi salah satu bentuk kepedulian lingkungan Undana perlu dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan kampus.

Untuk mendukung target peningkatan capaian Undana dalam pemeringkatan UI GreenMetric, seluruh peserta dan pengisi stan juga diimbau mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

Perhatian khusus diberikan pada penggunaan air minum dalam kemasan plastik yang berpotensi menambah volume sampah selama kegiatan berlangsung.

Melalui penerapan prinsip tersebut, Pontuak Fest diharapkan tidak hanya menghadirkan aktivitas ekonomi dan kreativitas, tetapi juga menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah yang terintegrasi.

Konsep keberlanjutan lingkungan yang dipadukan dengan kearifan lokal atau locally relevant diproyeksikan menjadi salah satu karakter utama penyelenggaraan Pontuak Fest 2026.

Siapkan Sekitar 60 Stan Pameran

Dari sisi teknis, panitia telah menyiapkan sekitar 60 stan untuk mengakomodasi partisipasi berbagai unit dan komunitas di lingkungan Undana.

Sebagian besar stan telah terisi oleh perwakilan program studi, fakultas, unit usaha Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Sains dan Teknik (FST).

Selain itu, sejumlah UKM juga akan mengambil bagian, termasuk UKM Kerohanian, UKM Palang Merah yang menyediakan layanan donor darah, serta Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala).

Keterlibatan berbagai unit tersebut diharapkan membuat Pontuak Fest 2026 menjadi ruang interaksi yang mempertemukan kreativitas, aktivitas kewirausahaan, pelayanan sosial, dan kepedulian lingkungan.

Untuk memastikan kesiapan peserta, proses pemuatan barang atau loading dijadwalkan berlangsung pada H-3 hingga H-2 sebelum pelaksanaan.

Seluruh stan ditargetkan sudah tertata rapi dan siap digunakan pada 5 November 2026 pukul 10.00 WITA. Setelah itu, area kegiatan akan disterilkan sebagai persiapan pembukaan resmi pada sore harinya.

Undana Dorong Budaya Kampus Ramah Lingkungan

Melalui Pontuak Fest 2026, Undana ingin mendorong keterlibatan aktif seluruh unit kerja, mahasiswa, dan organisasi internal dalam membangun budaya kampus yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Penguatan koordinasi dan kesiapan teknis menjadi bagian penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

Lebih dari sekadar pameran dan ekspo, Pontuak Fest 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan kreativitas sivitas akademika dengan semangat kewirausahaan dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dengan mengintegrasikan promosi UMKM, partisipasi organisasi kampus, pengelolaan sampah, serta pengurangan plastik sekali pakai, Undana berupaya menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan identitas kampus hijau. (*/rnc)